
pertanyaan pengantar
2025: Menyalakan Kembali Masa Depan
Kisah-kisah Rip Van Winkle, Steve Rogers, dan Aang menunjukkan bagaimana terbangun di masa depan yang jauh bisa meresahkan dan anehnya normal, menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana kita memperhatikan berlalunya waktu.
-
Rip Van Winkle terkenal tertidur selama dua puluh tahun dan terbangun mendapati dunia di sekitarnya telah berubah, namun tubuhnya sebagian besar sehat kecuali rambut wajahnya yang tumbuh, yang menunjukkan betapa kecilnya pengaruh waktu terhadap fisiknya.
-
Steve Rogers, yang lebih dikenal sebagai Captain America, dibekukan selama tujuh puluh tahun dan dihidupkan kembali dengan kesehatan yang utuh, sebuah bukti nyata dari fantasi tentang bertahan hidup tanpa penuaan.
-
Aang, sang Avatar, tertidur selama seratus tahun di gunung es dan muncul untuk mendapati dunianya sangat berbeda, namun kesehatan dan kekuatannya sendiri tetap sama.
-
Jika Anda sendiri terbangun di tahun 2120, tidak seperti tokoh-tokoh fiksi ini, Anda tidak akan memiliki kekuatan super, awet muda, atau ketahanan magis terhadap waktu, Anda tetaplah manusia biasa tanpa kelebihan luar biasa.
-
Tanda-tanda pertama keberadaan di masa depan mungkin kecil dan sederhana, seperti menemukan bahwa tempat tidur Anda tidak lagi terlihat seperti tempat tidur yang Anda ingat, dengan material atau bentuk baru yang dirancang untuk kenyamanan dengan cara yang belum pernah Anda lihat sebelumnya.
-
Kursi juga mungkin memiliki bentuk aneh yang mencerminkan gaya desain baru atau inovasi teknologi, membuat furnitur yang familiar tampak asing.
-
Di kulkas Anda, Anda mungkin menemukan makanan yang tak Anda kenali, mungkin dibuat dengan teknologi futuristik seperti daging hasil laboratorium, makanan cetak 3D, atau produk nabati yang jauh melampaui versi masa kini.
-
Anda mungkin bertanya-tanya apakah tradisi dan acara dari zaman Anda, seperti Putaran Global Piala Cendekia Dunia di Bangkok, masih ada di tahun 2120, atau apakah pertemuan semacam itu telah menghilang atau berubah.
-
Melangkah keluar, Anda mungkin menemukan masyarakat yang terasa maju dan futuristik, atau Anda mungkin melihat dunia yang tak jauh berbeda dari dunia kita, menunjukkan lebih banyak kontinuitas daripada yang Anda bayangkan.
-
Kemungkinan ketiga adalah Anda mungkin memasuki masa depan pasca-apokaliptik di mana tak ada masyarakat yang bertahan hidup, di mana alam telah mengalahkan kota, menghasilkan lanskap yang tampak indah sekilas tetapi menakutkan setelah Anda menyadari kekosongannya.
Membandingkan kehidupan sehari-hari pada tahun 1825, 1925, dan saat ini menunjukkan seberapa cepat masyarakat manusia dapat berubah dan juga bagaimana beberapa elemen kehidupan tetap dikenal..
-
Frasa "slice of life" menyiratkan perhatian pada rutinitas sehari-hari yang biasa, alih-alih hanya berfokus pada peristiwa sejarah yang dramatis, membantu kita melihat bagaimana orang-orang di dunia nyata menjalani hidup.
-
Pada tahun 1825, kehidupan jauh lebih lambat dan lebih pedesaan, dengan sebagian besar orang mengandalkan pertanian atau kerajinan tangan untuk bertahan hidup, dan perjalanan terbatas pada kuda, kereta, atau kapal.
-
Pada tahun 1925, kehidupan sehari-hari tampak sangat berbeda: mobil menjadi hal yang umum, radio memungkinkan orang mendengar berita dan hiburan di rumah mereka, dan listrik menggerakkan banyak mesin baru, sementara kota-kota berkembang pesat.
-
Antara tahun 1925 dan sekarang, perubahan semakin cepat, dengan teknologi digital mendominasi hampir setiap aspek kehidupan sehari-hari, komputer, internet, ponsel pintar, dan media sosial telah mengubah cara orang belajar, bekerja, dan terhubung.
-
Laju perubahan tidak sama di setiap bidang: teknologi dan sains berkembang sangat cepat, sementara tradisi budaya, pola keluarga, dan bahkan beberapa makanan mungkin berubah lebih lambat, menunjukkan adanya kontinuitas.
Bangun hanya dua puluh tahun kemudian membuat masa depan lebih mudah diprediksi daripada lompatan satu abad, tetapi masih meninggalkan banyak ketidakpastian tentang seperti apa kehidupan para pelajar nantinya.
-
Tidak seperti Rip Van Winkle atau Aang, seseorang yang terbangun di tahun 2045 hanya perlu mengejar dua puluh tahun perubahan, yang berarti sebagian besar dunia masih akan tampak dikenali.
-
Bagi siswa, sekolah mungkin masih ada, tetapi cara mengajar di kelas dapat diubah oleh kecerdasan buatan, hologram, atau kelas realitas virtual, yang membuat pembelajaran terasa imersif dan personal.
-
Transportasi di tahun 2045 mungkin mencakup mobil tanpa pengemudi yang tersebar luas, kereta yang lebih cepat, atau kendaraan ramah lingkungan, yang membuat pergerakan antar kota dan negara menjadi lebih lancar dan aman.
-
Memprediksi teknologi menjadi lebih mudah karena kita sudah dapat melihat tren terkini—AI, robotika, energi terbarukan, dan bioteknologi kemungkinan akan terus berkembang.
-
Namun, memprediksi politik, norma budaya, atau konflik global jauh lebih sulit karena semuanya bergantung pada peristiwa yang tidak dapat diprediksi dan pilihan manusia yang tidak dapat dipetakan sebelumnya.
-
Siswa pada tahun 2045 mungkin masih memiliki permasalahan yang sama seperti kita saat ini, seperti ujian, persahabatan, dan perencanaan karier, tetapi alat dan lingkungan yang mereka gunakan untuk menghadapi tantangan ini kemungkinan akan sangat berbeda.
Penyalaan kembali merupakan metafora yang kuat untuk pembaharuan, menunjukkan bagaimana sesuatu dapat kembali lebih kuat saat terbakar kedua kalinya.
-
Api memiliki dua makna: secara harfiah, ia menghanguskan benda-benda dan menyebarkan panas serta kehancuran, sementara secara metaforis, ia melambangkan gairah, energi, dan kegembiraan.
-
Ketika sesuatu menyala kembali, ia tidak menyala untuk pertama kalinya, melainkan kembali setelah padam, yang seringkali membuat kembalinya terasa lebih bermakna.
-
Bertukar pikiran dengan teman-teman dapat mengungkapkan contoh-contoh seperti orang-orang yang menemukan kembali gairah lama, gerakan yang dimulai kembali setelah memudar, atau bahkan tren yang muncul kembali setelah terlupakan.
-
Membakar dua kali terkadang lebih baik daripada membakar sekali karena yang kedua membawa sejarah, kenangan, dan rasa penemuan kembali, sehingga terasa lebih kuat.
-
Membakar "ke atas" menyiratkan sepenuhnya terbakar, membakar "ke bawah" menyiratkan keruntuhan atau kehancuran, dan membakar "bersama" menunjukkan intensitas perasaan, seperti terbakar oleh cinta, amarah, atau antusiasme.
Abad ke-20 ditandai dengan optimisme yang meluas, dengan orang-orang percaya bahwa masa depan akan selalu membawa lebih banyak kemajuan, tidak seperti pandangan yang lebih hati-hati saat ini..
-
Pada awal abad ke-20, industrialisasi yang pesat, penemuan ilmiah, dan penemuan-penemuan baru membuat banyak orang percaya bahwa masyarakat berada di jalur perbaikan yang permanen.
-
Bahkan di penghujung abad, setelah perang dan tantangan, masih ada keyakinan kuat bahwa teknologi dan masyarakat akan terus maju tanpa batas.
-
Beberapa pemikir bahkan hingga saat ini terus berpendapat bahwa kemajuan memiliki momentum bawaan, membandingkannya dengan Hukum Moore, yang memprediksi pertumbuhan daya komputasi yang konstan.
-
Lagu "Counting Up to Twenty" mencerminkan optimisme tanpa batas ini, mewujudkan keyakinan yang ceria akan kemajuan dan kemungkinan.
-
Ramalan masa lalu seringkali dipenuhi dengan antusiasme dan energi, meskipun ramalan tersebut juga bisa berulang dan membosankan karena asumsinya bahwa masa depan akan selalu lebih cerah.
-
Membandingkan pandangan saat ini, generasi yang lebih tua seringkali masih percaya pada keniscayaan kemajuan, sementara generasi yang lebih muda mungkin lebih berhati-hati, skeptis, atau khawatir tentang masalah global.
Berbeda dengan optimisme di masa lalu, era saat ini ditandai dengan kekhawatiran mendalam tentang masa depan, dengan banyak orang yang mengharapkan penderitaan alih-alih harapan..
-
Banyak orang kini memandang masa depan dengan pesimis, takut akan memburuknya perubahan iklim, potensi perang, ketidakstabilan ekonomi, dan kemerosotan masyarakat.
-
Beberapa orang begitu yakin akan masa depan yang suram sehingga mereka memutuskan untuk tidak memiliki anak, karena percaya bahwa akan kejam jika membawa mereka ke dunia yang penuh penderitaan.
-
Jika Anda bertemu seseorang yang meyakini hal ini, Anda dapat mencoba memulihkan rasa harapan mereka, mengingatkan mereka bahwa sejarah manusia penuh dengan tantangan yang telah dihadapi dan diatasi.
-
Dorongan semangat dapat datang dengan menunjukkan kemajuan dalam sains, kedokteran, atau kerja sama, atau sekadar menunjukkan bagaimana kebahagiaan kecil, seperti keluarga, persahabatan, dan kreativitas, membuat hidup berharga meskipun penuh perjuangan.
-
Memberi seseorang harapan bukan berarti menyangkal masalah nyata, tetapi membantu mereka melihat alasan untuk percaya pada ketahanan dan kemungkinan pembaruan.
Tren, produk, dan lembaga budaya sering kali menghilang tetapi kemudian kembali dengan popularitas baru, mengingatkan kita bahwa kebangkitan selalu mungkin terjadi.
-
Contoh yang sudah terlihat antara lain kamera film, yang dulunya tampak usang tetapi kini kembali populer, piringan hitam, yang populer di kalangan pecinta musik, dan gaya busana retro.
-
Acara TV atau film lama sering kali di-reboot atau dihidupkan kembali, memberi generasi baru kesempatan untuk merasakan kembali apa yang pernah terlupakan.
-
Bahkan restoran atau merek yang terbengkalai pun mungkin dirindukan oleh keluarga, yang dengan senang hati akan menghidupkannya kembali jika memungkinkan.
-
Saat berjalan-jalan di sekolah saat ini, Anda mungkin melihat seseorang menggunakan kamera film, yang dulu dianggap ketinggalan zaman tetapi kini dihargai sebagai alat yang keren dan artistik.
-
Kemauan untuk menghidupkan kembali sesuatu seringkali bergantung pada seberapa banyak energi, uang, atau ikatan emosional yang bersedia diinvestasikan orang untuk menghidupkannya kembali.
-
Bagi banyak keluarga, kerinduan agar restoran favorit dibuka kembali menunjukkan betapa personal dan emosionalnya kebangkitan ini.
Meskipun kebangkitan literal tidak mungkin, orang dapat mengalami kelahiran kembali secara simbolis setelah kesulitan, penyakit, atau keputusasaan, dan masyarakat dapat membantu mendukung proses ini.
-
Dalam A Tale of Two Cities, Charles Dickens menggunakan frasa "dipanggil kembali ke kehidupan" untuk menggambarkan orang-orang yang mengalami pembaruan dan transformasi setelah penderitaan panjang.
-
Dalam kehidupan nyata, frasa ini dapat menggambarkan orang-orang yang memulai kembali hidup mereka setelah dibebaskan dari penjara, pulih dari penyakit, atau melewati masa-masa sulit.
-
Momen-momen ini merepresentasikan awal yang baru di mana orang-orang menemukan kembali harapan, tujuan, dan identitas setelah kegelapan.
-
Mendukung seseorang yang memulai kembali hidup membutuhkan kesabaran untuk memahami perjuangan mereka, dorongan untuk membangun kepercayaan diri, dan sumber daya untuk membantu mereka mengambil langkah-langkah praktis ke depan.
-
Keluarga, teman, dan komunitas semuanya memainkan peran penting dalam memberikan kesempatan bagi setiap orang untuk sukses dalam kehidupan baru mereka.
